Suka bercerita, bercerita suka-suka

Facebook
RSS
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Apa itu Fotografi?

Fotografi (Photography) berasal dari kata Foto ( Cahaya ) dan Graphia (menggambar), sehingga dapat diartikan bahwa fotografi adalah suatu teknik menggambar dengan cahaya. Atas dasar tersebut, jelas bahwa cahaya sangat berperan penting dan menjadi sumber utama dalam memperoleh gambar.


Kamera DSLR

Kamera SLR (Single Lens Reflex) atau D-SLR (Digital) merupakan kamera dengan jendela bidik (viewfinder) yang memberikan gambar sesuai dengan sudut pandang lensa melalui pantulan cermin yang terletak di belakang lensa. Pada umumnya kamera biasa memiliki tampilan dari jendela bidik yang berbeda dengan sudut pandang lensa karena jendela bidik tidak berada segaris dengan sudut pandang lensa.
Seperti dibahas sebelumnya, fotografi berkaitan erat dengan cahaya, maka kamera berfungsi untuk mengatur cahaya yang ditangkap image sensor (sensor gambar pada kamera digital atau film pada kamera konvensional). Untuk mengatur cahaya, terdapat 2 hal mendasar dalam kamera, yakni Shutter Speed (Kecepatan Rana) dan Aperture (Diafragma).



Shutter Speed

contoh penggunaan shutter speed tinggi
Shutter speed atau kecepatan rana adalah merupakan kecepatan terbuka tutupnya jendela kamera sehingga cahaya dapat masuk ke dalam image sensor. Satuan daripada shutter speed adalah detik, dan sangat tergantung dengan keadaan cahaya saat pemotretan. Misalkan cahaya matahari pada siang hari akan terasa sangat terang, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih cepat, semisal 1/500 detik. Sedangkan untuk malam hari yang cahayanya lebih sedikit, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih lama, semisal 1/5 detik. Hal ini sekaligus menjelaskan mengapa jika kita memfoto pada malam hari cenderung buram, karena shutter speed yang lebih lambat memungkinkan pergerakan kamera akibat getaran tangan menjadikan cahaya bergeser sehingga foto menjadi buram / blur.

Aperture


Aperture atau diafragma merupakan istilah untuk bukaan lensa. Apabila diibaratkan sebagai jendela, maka diafragma adalah tirai/gordyn yang dapat dibuka atau ditutup untuk menyesuaikan banyaknya cahaya yang masuk. Pada kamera aperture dilambangkan dengan huruf F dan dengan satuan sebagai berikut:

f/1.2
f/1.4
f/1.8
f/2.0
f/2.8
f/3.5
f/4.0
dst...

Aperture pada kamera
Semakin kecil angka satuan maka akan semakin besar bukaan lensa ( f/1.4 lebih besar bukaannya dibandingkan dengan f/4.0 ).
[ Read More ]

Journey to Trans Studio (part 1)

Coretan saya kali ini akan menceritakan perjalanan saya ke theme park indoor di daerah Bandung, tepatnya di BSM (Bandung Super Mall). Betul, nama theme park indoor itu ialah Trans studio. Sebuah theme park indoor terluas di Indonesia dimana didalamnya terdapat kurang lebih 20 wahana yang dapat kita nikmati bersama dengan teman, keluarga dan juga kekasih tercinta.

Pagi itu saya dan 5 teman saya yang lainnya yaitu cesar, nuzul, dian, rika dan dana telah bersiap untuk pergi menuju kesana. Kami berangkat dari jakarta pukul 09.30 wib dan menempuh perjalanan kurang lebih 1,5 jam, akhirnya kami sampai di BSM pukul 12.00 wib (kenapa bisa jam 12.00 wib, karena yang satu jam kita mampir isi botol parfum dulu he he he...). Sebelum masuk ke Trans studio kita diwajibkan untuk membeli kartu seperti kartu flash (bagi yang belum punya) sebagai pengganti uang saat di dalam trans studio nanti seharga Rp 20.000,- dan juga membeli tiket seharga Rp 150.000,- pada hari senin - jumat (Rp 200.000,- pada hari sabtu dan libur) yang saldonya itu dimasukan ke dalam kartu yang kita beli tadi. Saat pertama kali kami menginjakan kaki di Trans Studio (TS) kita sudah disuguhkan dengan pemandangan replika gedung-gedung di kiri dan kanan kita seperti di kawasan hollywood tempo dulu  serta juga  replika jalanan di antara gedung-gedung tersebut. 

Sebelum saya menceritakan lebih jauh apa saja yang terdapat di dalam TS ini, terlebih dahulu saya akan menjelaskan bahwa TS ini terbagi dalam tiga kawasan yang masing-masing kawasan tersebut terdapat beberapa wahana yang bisa kita nikmati nantinya. Kawasan-kawasan tersebut yaitu, kawasan Studi Central ialah kawasan yang mengvisualisasikan replika-replika arsitektur Hollywood bergaya 60-an dimana di dalam kawasan ini terdapat wahana-wahana seperti yamaha racing coaster, trans city teater, giant swing, 4D simulator, vertigo, transcar racing, si bolang, trans broadcast museum, dan science center. 

Kawasan yang kedua yaitu kawasan lost city, kawasan ini bertemakan tentang hutan rimba dimana disana terdapat replika piramida maya dan juga kapal bajak laut, di dalam kawasan ini terdapat wahana seperti jelajah, kong climb, skypirates zapelin, amphiteatre, dan blackheart's pirate ship. Di kawasan ketiga dan juga kawasan terakhir ialah kawasan magic corner, dimana dikawasan ini bertemakan tentang magis dan khayalan serta terdapat replika pohon buncis raksasa dan terdapat air mancur yang indah di tengah kawasan tersebut, di kawasan ini terdapat wahana-wahana yaitu negeri raksasa, dragon raiders, pulau liliput, dunia lain dan special effect action.

Itulah sekilas cerita perjalanan saya ke Trans Studio bandung, nanti akan saya ceritakan tentang detail dari wahana-wahana yang tadi telah di tulis dan lanjutan perjalanan saya di sana, serta tips tentang hal-hal apa yang harus kita bawa dan tidak ke dalam Trans Studio yang akan saya tulis di journey to Trans Studio (part 2) 
[ Read More ]

Pedang Bermata Dua itu Bernama.....

Tulisan saya kali ini bukan menceritakan tentang perang atau membahas tentang  senjata. Judul di atas mempunyai makna yaitu jika kita bisa memanfaatkannya dengan baik suatu hal maka kita akan beruntung, sedangkan jika kita tidak bisa memanfaatkannya dengan baik hal tersebut maka kita akan merugi. 

Hal yang dimaksud itu adalah waktu. Ya benar waktu, seberapa berharganya sebuah waktu itu relatif sebenarnya, kenapa saya bilang seperti itu karena setiap orang menganggap waktu dengan cara dan sudut pandang yang berbeda. Seorang pengusaha menilai waktu sebagai sebuah hal yang sangat berharga, jika mereka kehilangan sedikit waktu yang berharga itu saja maka akan rugi dalam banyak hal. Sedangkan jika kita melihat dari sudut pandang seorang pengangguran misalnya yang kerjanya seharian hanya tidur di rumah, waktu tak ubahnya suatu hal yang biasa saja tak berharga dan tak ada nilainya karena mereka tak melakukan banyak hal.

Terkadang kita sering meremehkan waktu dan menyepelekannya. Pernah saya meremehkan waktu, hari itu seharusnya saya harus mengikuti UAS di kampus, tapi saya menunda-nunda waktu untuk berangkat ke kampus dengan berfikir "ah, 45 menit juga sampe di kampus" sehingga saat itu saya jalan pukul 09.15 wib padahal ujian pada hari itu pukul 10.00 wib. Ternyata tebakan saya salah waktu itu jalan ibukota sedang tidak bersahabat dengan pengendara mobil dan motor, jalan yang saya lalui menuju ke kampus ternyata macet cukup parah sehingga saya baru tiba di kampus pukul 10.20 wib. Ya saya telat saat itu, pintu ruang ujian pun telah dikunci dan mahasiswa yang telat tak diizinkan untuk masuk, saat itu saya benar-benar kesal tapi saya sadar semua ini karena kesalahan yang saya buat sendiri karena meremehkan waktu. Akhirnya ujian hari berikutnya saya datang lebih pagi dari waktu ujian, ujian saat itu terjadwal pukul 07.45 wib tetapi saya telah tiba di depan ruang ujian pukul 06.30 wib. Memang terlalu pagi, tetapi tak apalah dari pada saya terlambat, malahan saya masih punya waktu sebentar untuk membaca kembali materi-materi yang akan diujikan nanti dan juga saya tak perlu panik atau tak fokus dalam mengerjakan ujian karena datang terlambat.

Dari dua pengalaman saya tadi waktu telah menjadi pedang bermata dua buat saya, di pengalaman pertama pedang itu menghujam saya dan merugikan saya karena saya meremehkannya, dan di pengalaman kedua pedang tersebut menguntungkan dan membantu saya memenangkan perang yang berwujud "ujian". Jika kita ibaratkan pedang bermata dua ini memang sangat berbahaya, tapi itu jika kita tak bisa memanfaatkannya dan lain halnya jika kita cerdas dan cerdik memanfaatkan pedang bermata dua tersebut. Kesimpulannya adalah hargailah waktu yang terus berputar ini sebaik-baiknya, karena jika kita melakukan kesalah fatal di dalam waktu tertentu kita tak akan bisa kembali ke waktu tersebut untuk memperbaiki kesalahan tersebut, seperti dalam pertanyaan dan jawaban Imam Ghozali berikut ini kepada para muridnya.

"apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?"
Murid-muridnya menjawab "negara cina, bulan, matahari dan bintang-bintang".
Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan itu adalah benar. Tapi, yang paling benar adalah "MASA LALU". Walau dengan cara apapun kita tak dapat kembali ke masa lalu.
Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
[ Read More ]

Karya Kahlil Gibran

Saat sedang membaca sebuah buku karya salah satu mentri pemerintah saat ini, ada sebuah halaman yang menuliskan karya dari sastrawan terkenal yang lahir di lebanon. Ya, dialah Kahlil Gibran sastrawan yang karya-karyanya telah banyak dibaca oleh para sastrawan di seluruh dunia. Puisi tersebut sangat dalam maknanya ketika saya membacanya, sangat menampar bagi orang-orang yang merasa melakukan hal tersebut, Inilah puisi tersebut.





Kutegur Jiwaku Tujuh Kali

Kutegur jiwaku tujuh kali

Yang pertama : Ketika aku berusaha meninggikan diri sendiri dengan mengeksploitasi yang lemah

Yang kedua : Ketika aku timpang dihadapan yang lumpuh

Yang ketiga : Ketika setelah diberikan pilihan aku memilih yang mudah ketimbang yang sulit

Yang keempat : Ketika aku membuat sesuatu kekeliruan kuhibur diri sendiri dengan kekeliruan orang lain

Yang kelima : Ketika aku bersikap jinak ketakutan lalu mengklaim diriku kuat dalam kesabaran

Yang keenam : ketika kuangkat pakaianku untuk menghindari lumpur kehidupan

Yang ketujuh : ketika aku berdiri menyanyikan kidung bagi Tuhan dan menganggap hanya itulah satu-satunya nyanyian kebajikan
[ Read More ]

Berfikir tentang Boros dan Berbagi

Belum lama ada teman yang berucap seperti ini "diabisin nasinya, siapa tau di butir terakhir ada keberkahan didalamnya". Kata-katanya yang diambil dari ucapan Nabi Muhammad saw tersebut membuat saya berfikir sejenak tentang makna dari kalimat tersebut, kenapa kita harus menghabiskan nasi yang kita makan sampai tak tersisa. Tahukah kalian, ternyata setelah saya hitung-hitung jika setiap penduduk Indonesia ini saja menyisakan makanannya beberapa butir nasi saja, butir nasi yang mubazir atau diboroskan sangat banyak jumlahnya. Berikut hasil perhitungan saya tentang hal itu.

Penduduk indonesia                                                   : 237 juta jiwa
kita biasa makan                                                          : 3 kali sehari
kemungkinan butir beras yg terbuang setiap kali makan : 5 butir

jumlah butir terbuang sekali makan = jumlah penduduk x butir beras yg terbuang
                                                         = 237.000.000 x 5
                                                         = 1.185.000.000 butir

jumlah butir terbuang perhari = jumlah butir sekali makan x waktu makan
                                                = 1.185.000.000 x 3
                                                = 3.555.000.000 butir

Lihat butir beras yang kita boroskan sekitar 3 milyar lebih perharinya, jumlah yang sangat menakjubkan bukan? Mari kita berandai-andai, jika satu karung beras ukuran 25kg berisi 150.000.000 butir beras, berarti jika jumlah butir beras yang terbuang tadi jika dibagi dengan jumlah butir beras perkarungnya bisa menghasilkan 23 karung berisi beras 25kg, dan itu baru Perhari jumlah beras yang kita boroskan bagaimana jika seminggu, sebulan bahkan setahun. Itu baru dari nasi bagaimana dengan makanan yang lainnya.

Kita semua jadi memahami bahwa maksud dari perkataan Nabi itu selain untuk mendapatkan keberkahan dari makanan yang kita makan juga agar kita tidak boros dan juga mensia-siakan makanan yang kita makan. Karena masih banyak orang-orang diluar sana yang tak bisa mengkonsumsi makanan dan minuman enak yang kita nikmati setiap harinya, mereka tidur beralaskan koran sambil memegang perut mereka yang kelaparan. Mereka hanya bisa mengkonsumsi sisa-sisa makanan yang dipungut dari jalan bahkan dari tempat sampah, jikalau mereka bisa makan pun pasti tak bisa teratur seperti kita yang bisa makan 3 kali dalam sehari bahkan lebih. 

Jika kita hidup berkecukupan atau bahkan berlimpah kita harus selalu ingat didalam harta yang kita miliki tersebut ada juga hak untuk mereka. Janganlah kita terlalu sering mendongak keatas terus tanpa pernah melihat ke bawah, sering-seringlah melihat kebawah  karena masih banyak saudara kita yang membutuhkan pertolongan dari kita yang mampu. Kehidupan tercipta untuk saling melengkapi ada siang ada malam, ada panas ada hujan, ada hidup ada mati, dan ada yang kaya juga ada yang miskin. Kita harus saling mengasihi juga melengkapi satu sama lain agar terciptanya keseimbangan hidup. Jika kita bisa saling berbagi, kehidupan ini akan jadi lebih berarti
[ Read More ]

Antara Usaha dan Usia

Sore ini sedikit berfikir tentang obrolan singkat dengan pemilik usaha jasa chrome tentang usaha dan usia. Seperti ini obrolannya.

Pemilik usaha : 
"menurut ryan, usaha yang saya jalankan sekarang ini termasuk apa, apakah termasuk maju, mundur atau stabil?"
Saya : 
"hmm bisa dikatakan usaha yang bapak jalankan sekarang ini termasuknya stabil, tidak maju maupun mundur pak."
Pemilik usaha : 
"iya bener juga ryan, bisa dibilang usaha yang bapak jalankan ini stabil, tetapi mau memajukannya pun rasanya hati kecil bapak juga sudah capek, mungkin juga faktor usia (kalau tidak salah bapak pemilik usaha ini telah berumur 60 tahunan lebih)."
Saya : 
"iya pak kadang banyak hal yang ingin kita lakukan terhadap perusahaan sendiri agar lebih maju lagi, tetapi kadang keadaan yang sudah tidak memungkinkan untuk melakukan hal tersebut, beda halnya jika bapak punya penerus usaha ini, tentunya ada yang bisa diarahkan untuk memajukan usaha bapak."
Pemilik usaha : 
"iya benar itu, tetapi masalahnya tidak ada yang meneruskannya, anak-anak bapak juga telah  bekerja semua. Bapak juga sebenarnya tetap menjalankan usaha ini untuk mencari kesibukan saja, dan juga memenuhi kebutuhan sehari-hari, biarpun anak bapak semua telah bekerja tetapi bapak tidak mau menyusahkan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup bapak dan istri."

Dari obrolan diatas tadi saya berfikir, walau kita banyak ide atau banyak hal yang ingin kita perbuat untuk menjalankan usaha tapi jika telah diusia seperti pemilik usaha diatas tadi pasti tidak akan bisa sepenuh hati menjalankannya, apalagi tidak ada yang meneruskan usahanya. Obrolan saya dengan bapak tadi mengingatkan saya dengan bait lagu peterpan "tak kan selamanya tanganku mendekapmu, tak kan selamanya raga ini menjagamu, jiwa yang lama segera pergi, bersiaplah para pengganti, tak ada yang abadi". Dari lagu itu kita bisa sadar bahwa usia kita ada batasnya, dan suatu saat nanti mau muda dewasa atau tua pasti akan usai.

Kesimpulan yang bisa saya jabarkan ialah jika kita ingin membuat suatu usaha buatlah sejak dini disaat kita masih muda dan masih punya kegairahan luar biasa untuk membuat usaha dan membesarkannya. Tak salah jika kita membuatnya di usia yang tak lagi muda tapi pasti perasaan dan gairahnya akan berbeda. Lebih baik disaat muda bekerja keras dan di usia senja beristirahat daripada sebaliknya, usia muda adalah usia yang sangat produktif dan aktif untuk mengejar harapan dan cita-cita kita semua. Mari kita kerja keras dan kerja cerdas mewujudkan itu semua.
[ Read More ]

Karya Pembatas Buku

Pembatas buku hasil karya saya sendiri. Konsep yang saya ambil untuk membuat pembatas buku ini yaitu tentang ilegal logging, karena memang dari awal sudah ditugaskan membuat pembatas buku bertemakan tentang masalah sosial yang ada di masyarakat seperti KDRT, kekerasan terhadap anak, ilegal logging, dsb.

Untuk program yang saya gunakan dalam membuat karya ini yaitu 100% menggunakan program aplikasi macromedia freehand, saya menggunakan pen tool untuk membentuk daun serta batangnya dan menggunakan huruf biasa dengan ditambahkan text stroke agar tulisannya terlihat bercahaya.
[ Read More ]

    Free INDONESIA Cursors at www.totallyfreecursors.com